MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT
Posted by Unknown in kebaikan, kebangsaan, kemuliaan hidup, kesadaran, manusia, negara, nilai, nusantara, rasa
MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT
Totok Raharjo
Untuk
apa Allah SWT menyebut ma’a (akar kata maiyah) 161 (seratus enam puluh satu)
kali dalam Al Qur’an? Saya kira pesannya jelas bahwa ukuran kemakmuran, ukuran
kesejahteraan, ukuran kebahagiaan merupakan urusan bersama. Maka Allah menciptakan
modal kesejahteraan material berupa Sumber Daya Alam memang diperuntukkan untuk
kepentingan bersama bukan untuk memperkaya seseorang apalagi untuk menciptakan
ketidakadilan di masyarakat.
Bahtera Seribu Aneka Bunga
Posted by Unknown in banawa, bangsa, bunga, kebangsaan, majapahit, manipulasi, manusia, negara, nusantara, politik, sekar
Bahtera Seribu Aneka Bunga
Upaya untuk Menggugah Kesadaran akan Potensi
sebagai Bangsa Besar
Oleh: Achmad Rifai*
“Aku meninggalkan
Jelitaku dahulu di peraduan, bukan karena aku lupa indahnya peraduan asmara,
namun karena hasratku yang tak tertahankan untuk melukiskan keindahan tanah
air” (Mpu Tanakung)
GAJAH MENCARI DAULAT
Posted by Unknown in dalang, gajah, kebangsaan, kebebasan, kejahatan, kemuliaan hidup, kesadaran, manipulasi, manusia, nilai, pawang
GAJAH MENCARI DAULAT
Sabrang Damar Panuluh
Penjajahan paling efektif adalah bagaimana membuat si
terjajah tak sadar bahwa dirinya dijajah. Penjajahan fisik itu kuno, berbiaya
tinggi, dan beresiko tinggi.
Kalau dulu Belanda menjajah nusantara, pasti
membutuhkan kekuatan militer yang besar. Kekuatan militer itu membutuhkan dana
yang tidak sedikit untuk me-maintain-nya. Semakin lama dijajah, si terjajah
berubah menjadi bom waktu. Keresahan menimbulkan gerakan-gerakan yang pada
waktunya akan meledak. Konflik akan terus terjadi dan lama kelamaan penjajahan
jadi kegiatan yang sangat melelahkan. High
cost high risk, tidak sesuai prinsip ekonomi katanya.
Ungkapan Zaman MERAYAKAN ‘MANUSIA BUNGA’
Posted by Unknown in bunga, kebaikan, lailatul, manusia, puasa, qadr, sampah, sufi, tuhan
Ungkapan Zaman
MERAYAKAN ‘MANUSIA BUNGA’
Oleh Anis Sholeh Ba’asyin
Saat ditanya, “Mengapa membalas kejahatan dengan
kebaikan?” Isa AS menjawab, “Karena di keranjangku hanya ada bunga!” Sungguh
sedikit orang yang keranjangnya Cuma berisi bunga. Yang umum bunga di
permukaan, sampah dibawahnya.
Celakanya,
banyak yang merasa keranjangnya penuh bunga, tanpa sadar sampah menumpuk di
bawahnya. Buktinya untuk satu dua sampah yang dilemparkan, dia akan membalas
dengan bunga. Tetapi, tidak untuk sampah kelima-enam- tujuh dan seterusnya;
tinggal sampah yang dia punya untuk membalas sampah.
Archives
-
▼
2014
(22)
-
▼
June
(21)
- Untuk Apa?
- Sekilas Kebesaran Bangsa Nusantara di Masa Silam [...
- Sekilas Kebesaran Bangsa Nusantara di Masa Silam [...
- Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman (bagian kedua)
- Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman (bagian pertama)
- MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT
- Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian ketiga)
- Surealisme Indonesia
- Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian kedua)
- Bahtera Seribu Aneka Bunga
- La Indonesia illa Nusantara
- Saya Sakit dan Tak Sadar Bahwa Saya Sedang Sakit [...
- Saya Sakit dan Tak Sadar Bahwa Saya Sedang Sakit [...
- GAJAH MENCARI DAULAT
- KEBAIKAN DAN KEJAHATAN
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Kelima]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Keempat]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Ketiga]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Kedua]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Pertama]
- Takut Bercermin?
-
▼
June
(21)
Contributors
- Unknown
Pages
About this blog
Traffic Blog
Entri Populer
-
Surealisme Indonesia Syahdan, suatu sore lebih dari setengah abad yangb lalu. Syaikh Muhammadn Salthut baru saja berjalan-jaln di suatu...
-
[sambungan Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian kedua) ] Apa dan Mengapa Ruwatan Agung? Ruwatan yang sebenarnya merupakan l...
-
Bahtera Seribu Aneka Bunga Upaya untuk Menggugah Kesadaran akan Potensi sebagai Bangsa Besar Oleh: Achmad Rifai* “Aku meninggalka...
-
[sambungan Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian pertama)] Ironi Sebuah Negeri dengan Aneka Potensi Nusantara sebuah neger...
-
[sambungan Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman (bagian pertama) ] Sumpek, buntu, dan absurd. Baiklah, sekarang kita kem...
-
Saya Sakit dan Tak Sadar Bahwa Saya Sedang Sakit Rio NS Anamnese sebagai satu SOP dalam penanganan penyakit oleh seoran...
-
Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman Sebuah pesta besar demokrasi baru saja usai. Pemilihan umum, demikianlah namanya. Me...
-
sambungan dari Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Kedua] Makna Tersirat Banawa Sekar Sraddha merupakan upacara yang lazim dis...
-
GAJAH MENCARI DAULAT Sabrang Damar Panuluh Penjajahan paling efektif adalah bagaimana membuat si terjajah tak sadar bah...
-
lanjutan -- Sekilas Kebesaran Bangsa Nusantara di Masa Silam [bagian pertama] Fakta sejarah mencatat, betapa dengan penguasaan teknol...
Blog Archive
-
▼
2014
(22)
-
▼
June
(21)
- Untuk Apa?
- Sekilas Kebesaran Bangsa Nusantara di Masa Silam [...
- Sekilas Kebesaran Bangsa Nusantara di Masa Silam [...
- Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman (bagian kedua)
- Banawa Sekar Sebuah Ungkapan Zaman (bagian pertama)
- MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT
- Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian ketiga)
- Surealisme Indonesia
- Bahtera Seribu Aneka Bunga (bagian kedua)
- Bahtera Seribu Aneka Bunga
- La Indonesia illa Nusantara
- Saya Sakit dan Tak Sadar Bahwa Saya Sedang Sakit [...
- Saya Sakit dan Tak Sadar Bahwa Saya Sedang Sakit [...
- GAJAH MENCARI DAULAT
- KEBAIKAN DAN KEJAHATAN
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Kelima]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Keempat]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Ketiga]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Kedua]
- Banawa Maiyah, Sekar Kebangsaan [Bagian Pertama]
- Takut Bercermin?
-
▼
June
(21)
Followers
Categories
- banawa
- bangsa
- bunga
- buta
- dalang
- gajah
- kebaikan
- kebangsaan
- kebebasan
- kejahatan
- kemuliaan hidup
- kesadaran
- kesehatan
- lailatul
- leluhur
- maiyah
- majapahit
- manipulasi
- manusia
- negara
- neraka
- nilai
- nusantara
- pawang
- pemilu
- penghormatan
- peradaban
- pilpres
- politik
- prosa
- puasa
- puisi
- qadr
- rasa
- rumangsa
- sakit
- sampah
- sekar
- sufi
- surga
- tuhan
- upacara