Showing posts with label nilai. Show all posts

MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT  

Posted by Unknown in , , , , , , , ,

MAIYAH PETUNJUK ALLAH SWT
           
Totok Raharjo

            Untuk apa Allah SWT menyebut ma’a (akar kata maiyah) 161 (seratus enam puluh satu) kali dalam Al Qur’an? Saya kira pesannya jelas bahwa ukuran kemakmuran, ukuran kesejahteraan, ukuran kebahagiaan merupakan urusan bersama. Maka Allah menciptakan modal kesejahteraan material berupa Sumber Daya Alam memang diperuntukkan untuk kepentingan bersama bukan untuk memperkaya seseorang apalagi untuk menciptakan ketidakadilan di masyarakat.

GAJAH MENCARI DAULAT  

Posted by Unknown in , , , , , , , , , ,

GAJAH MENCARI DAULAT
Sabrang Damar Panuluh


            Penjajahan paling efektif adalah bagaimana membuat si terjajah tak sadar bahwa dirinya dijajah. Penjajahan fisik itu kuno, berbiaya tinggi, dan beresiko tinggi.
Kalau dulu Belanda menjajah nusantara, pasti membutuhkan kekuatan militer yang besar. Kekuatan militer itu membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk me-maintain-nya. Semakin lama dijajah, si terjajah berubah menjadi bom waktu. Keresahan menimbulkan gerakan-gerakan yang pada waktunya akan meledak. Konflik akan terus terjadi dan lama kelamaan penjajahan jadi kegiatan yang sangat melelahkan. High cost high risk, tidak sesuai prinsip ekonomi katanya.

Takut Bercermin?  

Posted by Unknown in , , , , , ,

Jika surga adalah tempat yang sebaik-baiknya tempat dan dipeuntukkan bagi mereka yang baik, maka neraka adalah seburuk-buruknya tempat dan diperuntukkan bagi mereka yang buruk. Sudah barang tentu manusia akan berusaha menjadi baik, bahkan akhirnya berlomba-lomba untuk menjadi baik. Salah satu sifat dasar makhluk hidup adalah kompetisi. Maka dalam hal menjadi baik pun manusia akan menjadikannya sebagai kompetisi. Namun yang menjadi masalah adalah sudut pandang manusia yang terbatas dalam menilai kebaikan maupun keburukan, yang kemudian melahirkan yang namanya penilaian semu yang sebenarnya hanyalan penilaian wang-sinawang (berdasarkan beberapa sudut pandang saja) yang menimbulkan keresahan dan ketidak-relaan kalo sampai dirinya terlihat buruk. Ketakutan akan ancaman neraka dan penilaian orang lain yang memicu untuk tidak perlu membaca keburukan diri sendiri.